Kamis, 05 Februari 2009

Gitu Aja Kok Repot

Meminjam istilah Gus Dur “Gitu Aja Kok Repot” begitulah kalau kita melihat pemerintah Indonesia bingung mengkontrol tingkat korupsi di Indonesia.
Saya punya resep untuk itu. Cepat, ringkas dan mudah di ukur.

1. (Gitu Aja Kok Repot 1) Setiap pejabat Negara diambil sumpahnya dan siap di audit bahwa beliau ketika nanti mengakhiri jabatannya, kekayaannya tidak boleh lebih dari kekayaannya sebelum dilantik plus/ditambah kumulatif gaji beliau selama menjabat. Kalau dipikir metoda ini, pasti nilai tersebut lebih tinggi dari kenyataannya karena metoda tsb sudah tidak membebankan biaya hidup dan lain lain dari pejabat tersebut.

2. (Gitu Aja Kok Repot 2). Setiap anak, menantu, adik, kakak dan Orang Tua pejabat tersebut HARAM hukumnya berbisnis dengan pemerintah selama beliau menjabat. Usia produktif seseorang kan bisa mencapai 40 tahun apabila mulai berbisnis di usia 20 tahun dan pensiun di usia 60 tahun. Apabila seseorang keluarganya menjabat selama 5 tahun, kan hanya 1/8 dari masa produktif tersebut. Toh hanya berbisnis dengan pemerintah yang dilarang..

Sekali lagi.. Gitu Aja Kok Repot.

Tidak ada komentar: