Minggu, 18 November 2007

Berkhayal untuk BusWay

Saat ini kita sibuk dengan pembangunan Busway koridor VII-X. Ada yg setuju dan ada yang tidak setuju. Dua-duanya punya argumentasi yang masuk akal. Tapi ngak nyambung. Ujungnya akan terus ribut.

Saya berkhayal, dari pada kita terus berantem, mending kita kasih waktu pemerintah DKI untuk memikirkan alternatif yang paling ideal utk kita semua. Apakah MRT/Underground (subway)?, ataukah Monorail?. Sambil menunggu wujudnya, Pemda bisa membuat suatu BUSWAY yang aman dengan memanfaatkan jalan TOL dalam kota yang tiada ujungnya (muter terus). Kalau saya jadi gubernur, saya akan buat stasiun bus di tiap sudut-sudut tertentu sepanjang jalur Tol dalam kota. Demikian lawan arahnya, sehingga warga yang ingin jalan dari Kelapa Gading ke Slipi dengan gampang dapat memanfaatkan jalur ini. Namun berbeda dgn Busway yang ada, Busway ini mungkin paling cocok kalau berjalan di sisi kiri sehingga pembangunan stasiunnya lebih gampang. Untuk sepanjang jalan Yos Sudarso – Ancol, stasiun bisa dibangun bertingkat dgn bagian bawah utk pintu masuk/keluar/beli ticket dan lantai atas sebagai gate masuk ke Busway.

Untuk jalur Buswaynya, tidak usah dibuat kaku hanya boleh dilalui Busway saja. Jalur diprioritaskan Busway. Namun kalau jalan Tol tersebut Macet, Mobil selain Bus operasional Busway HARUS keluar dari jalur dengan minggir ke sisi kanan.

Walaupun baru bisa melayani warga yang hendak berpergian sepanjang Jalur Tol dalam kota, namun bila membayangkan dana yang dibutuhkan untuk membangun system ini, pastilah idea ini wajar di kembangkan mengingat biaya hanya untuk pembangunan halte/stasiun dan minor change di jalanan saja.

Contoh kasus yang dipermudah:

1. Warga di jatinegara dapat membawa seluruh keluarganya rekreasi ke Ancol

2. Warga Halim dapat belanja dengan gampang ke Mangga Dua

3. Warga Kelapa gading dapat berangkat kerja ke Sudirman

4. Mahasiswa Trisakti dapat kuliah ke Grogol

5. Dan lain-lain





KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Tidak ada komentar: